Sabtu, 22 Desember 2012

Wejangan Makna "ORA ILOK" - 3 -



" Hwalahh....mbahh...tak tunggu dari tadi lhoo...kok gak njedul-njedul lhoo.....?"..
" Hladalahh....nunggu simbah tow..arep di ka'i opo Le..aku......?"
" Heheheh....saya ndak mbawa apa-apa je mbah....cuman pingin mirengke lanjutan sing kemaren itu lho mbah...."..
" Owalahh.....bab opo to Le....?"..
" Itu lho mbahh.....bab hal mengenai "wejangan "Ora Ilok" itu lho......"..
" Oooww....sing itu to.....?..
" Injih mbah......sekarang saya mau tanya mbah.... jare siMak.... kalo orang yang Meteng alias hamil itu gak boleh mateni mbunuh kewan, dan juga suaminya juga ndak boleh demingkian....amngsudte piye itu mbah...?..
" Hmm....yo...yo...simbah coba wedar yo......
Bgini Le...Memang le..ada pesen dari orang2 tua kita dulu dan sampe sekarangpun banyak yg masih manut menuruti pesen yg satu ini.....bahwa bagi orang yg sedang ngandut wal meteng bin hamil banyak larangan2 untuk melakukan sesuatu hal agar supaya anaknya tidak cacat...termangsuk yang kau tanyakan itu le...yaitu membunuh binatang seperti tikus, kecoa, kucing, ayam, dan sebagainya....wejangan ini bukan asal ngucap waton muni le...ada makna mendalam yg perlu dikengtahui....selain perlakuan membunuh itu adalah perbuatan yang keji..pun juga membunuh itu sangat dilarang dalam Iskam, kecuali ada alasan2 tertentu yg terpaksa harus dilakukan....
" Hla..apakah ada hubungannya antara ibu yang mengandung dengan pembunuhan itu mbah....?"
" Hladalah...secara umum sepertinya ndak ada hubungane le....tapi secara psikologi ini sangat mempengaruhi janin di dalam kandungannya le...., bgini le jelase...anak yg di dalam kandungan itu temtu merupaken satu kesatuan dari jiwa sang ibune..baik dari sifat, karakter, watak dan sebagainya...semua orang tuwa pasti mengharapken kalo anaknya yg terlahir nanti memiliki segala kebaikan entah dari segi budi pekerti maupun sifat dan perilakunya, dan dalam keaadn hamil, itu ibaratnya sang ibu tengah melakukan ikhtiar...melakukan segala kebaikan2 dengan harapan perilaku baik itu akan tertanam pada anaknya nanti, degup jantung sang ibu itu juga dirasakan oleh janin yg dikandungnya...setiap tingkah laku sang ibu, irama degup jantungnya akan berbeda, dari yg baik maupun yg buruk...seseorang yg melakukan hal buruk semingsal pembunuhan, pencederaan, dll pasti degup jantungnya terasa cepat oleh karena emongsi dan rasa was-wasnya.....hla bila degup jantung dan emongsinya itu terekam dalam janin yg di dalam, mangka tdk heran jika anaknya kelakpun demingkian juga..., mangka sangat dianjurkan sekali bagi ibu2 yg sedang hamil itu mesti melakukan hal-hal yg baik, penuh kasih sayang kepada sesama manungsia ataupun mahkluk2 hidup lainnya...."..
" Hla kok katane kalo mbunuh kewan itu nanti anaknya bisa cacat mbah....piye itu mbah......?"..
" Bgini le...mangsud cacat disini bukan hanya cacat secara lair Le... cacat juga bisa di artikan hal yg lain seperti cacat moralnya, cacat perasaannya, cacat tingkah lakunya....maupun cacat budi pekertinya........ Apa ada tow le...orang tua yang mengharapkan hal yang demingkian....?..temtu ndak ada tow le...."..
" Hla itu mbah...anake PakDhe Sastro tangane Nguther cacat, konon katane ibune pas hamil, mbikin cedera kakine kucinge Kang Parno Gudhel.....".." Itu bisa jadi kebetulan le..semuanya kehendak Gusti Alloh, manungsia hanya mereka-reka dan menerka-nerka...ndilalah ngepas aja...., Tapi sengcara hakekat hidup semua mahkluk mereka juga punya rasa, punya keinginan, punya permintaan pada Yang Kuasa, begitu pula mahkluk yang merasa tersakiti juga memiliki rasa sakit hati.....Wuallohualam Le...itu bukan wewenang simbah untuk menjelaskan hal ini........yang penting, istrimu si Markonah yg lagi hamil muda itu, kamu jaga, kamu kasih pengertian untuk selalu berlaku baik......penuh kasih sayang..agar kelak tertanam juga pada calon anakmu...."
" Hmm....injih mbah.....mangtur suwun mbah....saya akan kasih pesan simbah ini ke istri saya mbah...agar selalu berlaku baik dan temtunya penuh cinta kasih sayang pada saya khususnya njeh mbah......"..
" Iyow...le....asal jangan ada udang di balik rempeyek aja yo le...mentang2 usum udan atis dingin lantas mbok jak kelonan terus..mbok paculi teruss...tanam-tanam jagung yang dalam terus..."
" Heheheh...simbah iki lhoo...ngertinan wae lho....qiqiqi.....iihiirr........"..
" Hla iyow ngerti tow le...hla wong Dapurmu kwi mambu kasur jee....wes minggat sana.....ngiming-imingi simbah wae....emange rak kepingin pow......!!....oowww...."....

Sekelumit catetan dari Gubug Pitutur,,,semoga ada mangpaatnya...suwun....

DUNIA PEWAYANGAN DARI KACAMATA SUNAN KALIJOGO


Bingcara mangsalah Wayang...khiususnya wayang kulit yang sampe sekarang masih ada meski tidak serame dulu pas jaman cilikane simbah atau beberapa tahun kemaren yg sempat heboh dengan tampilan baru mengkolaborasikan campursari dengan wayang "mbeling" yg dimainkan Ki Enthus, Ki Joko Edan dan dalang2 nlenenh lainnya...

Dan menurut sejarah...Cerita dalam Pewayangan itu berasal dari India dengan cerita versi Hindu dan pada saat itu Wayang merupakan satu-satunya hiburan yang sangat di sukai dan menjadi tontonan paporit nenek moyang kita.., Oleh karenanya dengan intelektual dan jiwa seni yang tinggi Sunan Kalijogo mengekpresikan Wayang menjadi media dakwah ditanah Jawa.....dan mengganti penampilan wayang yang semula berbentuk orang menjadi bentuk 2 sisi...atau yg kita kenal dengan Wayang KUlit... karena di dalam Islam tdk diperbolehkan membuat sesuatu dengan bentuk seperti aslinya...semingsal manusia, hewan ataupun tumbuhan, serta pula cerita2 dan figur penokohannyapun semuanya bernafaskan Islam.....
Karena pada waktu hanya Wayanglah yang cocok untuk media dakwah, maka Sunan Kalijaga memanfaatkan itu sebagai media menyampaikan dakwah dengan nafas Islam di dalamnya.......
Dalam Wayang..makna dalam pengartiannya adalah Bayang-bayang....yaitu percontohan atau perumpamaan kehidupan, alur hidup dengan karakter2 yg berbeda dalam setiap individu wayang.....
Senjata atau pusaka dari masing2 Tokohnyapun berbeda-beda ada yg kuat dan lemah..Dan Pusaka yang Paling Digdaya dan terhebat adalah Jimat Kalimosodho yg dimaksudkan adalah "Dua Kalimat Syahadat..."


Setiap pergelaran wayang...temtu tak ketinggalan akan hadirnya san Punokawan yaitu Semar, Nala Gareng, Petruk dan Bagong, untuk melayani dan mengiringi para Pendowo Limo.....
Dalam versi Sunan Kalijogo, Semar, berasal dari bahasa Arab simaar yang berarti paku. Ini dimaksudkan bahwa kebenaran agama Islam kokoh, kuat, sejahtera
bagaikan paku yang sudah kokoh tertancap, simaaroddunyaa.
Maka Tokoh Semar di identikkan dengan Kebijaksanaan..sosok bijaksana..ngemong
Nala Gareng, dari kata naa la qorii.
Nala Gareng dimaksudkan mencari kawan sebanyak banyaknya untuk mengembangkanlah tali silaturahmi, ukhuwah Islam dan dakwah Islam.
Sosok Gareng adalah bersifat ceria, celelekan dan mudah bergaul
Dengan Kebijaksanaan dan sifat merendah serta memahami orang lain, mangka bukan hal sulit untuk kita menjalin tali silaturahim....
Petruk, dari kata fat-ruk artinya tinggalkanlah. Fat-ruk kullu man siiwalloohi,
tinggalkanlah segala apa yang selain Alloh.
Sosok Petruk digambarkan sosok yang tegas, lugas dan juru bicara untuk menenragkan dan selalu membenarkan bila sodara2nya itu salah...
Dalam artian ketika tali silaturahim sudah berjalan baik maka untuk memberikan arahan menyampaikan sesuatu yg dilarang agama tentu lebih mudah..
Bagong, dari kata baghoo artinya Berani, berontak, yaitu keberanian untuk
memberontak terhadap segala sesuatu yang salah dan zholim.
Sosok Bagong digambarkan tokoh yang berbadan gemuk pendek tetapi berani dan ngeyelan sebab yg di lakukan itu memanglah hal yg benar...
Sementara itu kata dalang, yaitu tokoh yang memainkan cerita dan wayang
juga diberi makna yang berasal dari bahasa Arab dalla, artinya menunjukkan ke jalan yang benar.
Sehingga seorang Dalang pasti akan menjadi pusat perhatian dalam alur ceritanya...mangka Dalang harus lihay dan menjabarkan alur cerita yang benar dan bermangpaat...



Masuk dalam Hal Dunia Pewayangan versi Sunan Kalijogo...

Setelah paparan tentang Makna dari Punokawan tadi...sekarang, mangsuk Tokoh kelompok lakon...yaitu Pendowo Limo.
Pendowo Limo terdiri dari : Yudistira, Bima, Arjuna, dan sikembar Nakula dan Sadewa. Disini di gambarkan bahwa Pendowo Limo itu diapresiasikan sebagai
Rukun Islam yang lima, yaitu: 1. Syahadatain, 2. Sholat lima waktu, 3. Puasa Ramadhan, 4. Zakat, 5. Pergi Haji. 
 


1. Yudistira (Darmakusuma),
Yudistira dikenal juga dengan nama Darmakusuma adalah putra pertama, merupakan pemuka Pandawa yang di atas mahkotanya terdapat secarik kertas putih yang menjadi agemannya dan merupakan jimat kesaktiannya sehingga tidak bisa dikalahkan oleh siapapun. Jimat Yudistira ini disebut Jimat Klimo Sodo yang berupa tulisan kalimat Syahadatain, “Lailahaillallah Muhammadarrasulullah”. Ini merupakan gambaran jika seseorang telah mengucapkan kalimat Syahadat tersebut harus dengan keyakinan yang mendalam sehingga menimbulkan kekuatan jiwa yang mampu mengalahkan sifat angkara murka.

2. Bima ( Werkudoro ),
Bima dikenal juga dengan nama Werkudoro. Bima atau Werkudoro bertubuh tinggi besar seperti raksasa, Selalu mengenakan gelang supit urang dengan wajah Nampak garang akan tetapi selalu menunduk seperti orang yang sedang melaksanakan Sholat. Bila sedang melakukan sesuatu tidak bisa diganggu sampai apa yang sedang dilakukannya itu selesai.
Hal ini menggambarkan jika sedang melakukan ibadah sholat tidak bisa diganggu gugat. Bima adalah kesatriya pandawa yang paling berani dan gagah perkasa dengan aji kesaktiannya yang terdapat di lengannya yaitu, Aji Pancanaka yang berarti Lima kekuatan yang selalu dipegangnya dengan kuat. Ini merupakan symbol atau lambang bahwa apabila Sholat lima waktu dilaksanakan dengan baik penuh keyakinan dan ketekunan yang mendalam akan memiliki kekuatan yang besar yang mampu mengalahkan segala tantangan baik secara badaniah maupun rohaniah.
3. Arjuna (Janaka),
Arjuna mempunyai banyak nama diantaranya adalah Janaka, Permadi. Arjuna dikenal suka bertapa, berjiwa teguh, dan berwajah tampan. Ini merupakan gambaran orang yang rajin berpuasa(bertapa), akan memiliki jiwa yang kuat dan tenang dalam menghadapi segala tantangan dan cobaan.
4 dan 5. Nakula dan Sadewa,
Nakula dan Sadewa adalah kesatriya Pandawa yang sangat rajin dan giat bekerja. Selain itu penampilannya perlente, rapih dan berpakaian bagus dan bersifat dermawan.
Ini menggambarkan seperti orang yang mengeluarkan Zakat dan pergi Haji. Mereka orang-orang yang berzakat dan berhaji adalah orang-orang yang mampu dan kaya baik hartanya maupun jiwa batiniahnya.

Selasa, 13 November 2012

 
Witing Tresno Jalaran Soko Kulino
"Witing Tresno Jalaran Soko Kulino...atau dalem bahasa Inggris Pinggirannya ..
"Waiting Trash Now Jail Are Run So Cow Cool In Now..."
Atau lagi dalam bahasa Indonesianya yaitu : Tumbuhnya Cinta dikarenakan dari kebiasaan....
Atau lagi dalam bahasa China Pedalaman nya yaitu Cui Lan Chin Cau Wo Ai Ni Suo Kho Cui Lin Nuo....haiyaaa......
Dimana dalem arti luasnya bahwa Hadirnya rasa cinta...rasa senang itu bisa jadi dari hal yg biasa kita hadapi yang tentu saja membuat kita nyaman dan betah......Cinta dalam hal ini bukan saja mangsalah antara dua hati atau dua jenis kelamin yg berbeda....
Seperti yg terjadi pada jaman nenek buyut kita, dalam tradisi lama seangkatan Siti Nurbaya, anak bisa jadi merupakan barang dagangan atau sesuatu yang menjadi Hak bagi orang tua untuk di jodoh-jodohkan....Oleh karena pada masa itu merupakan hal yg biasa atau lumrah adanya maka itu menjadi suatu ketetapan sepihak dari suatu keluarga.
Seperti halnya mungkin yg terjadi pada orang tua kita, semula ndak kenal...mung dikasih tau sama ortunya ...." Nduk..Darmi anakku sing ayu dewe....kowe kan wes baligh...wes wayahe Rabi....sesok si Karto Ndableg Anake pak Lurah arep Nglamar kamu......di tompo yo....", tentu saja si anak akan njawab " Injih Romo...sendiko dawuh......"... padahal si Darmi belum tahu si Karto itu bagemana bentuknya, Nggantheng kah, Mrongos kah, Koclok kah, Koplak kah atau apa saja bentuknya main Injih saja...... Namun demikian setelah mereka menjalani Pengrabian yg sukses dan yg semula malu-malu kambing dan gletham glethem kalo dijak icik-icik ehem-ehem...kalo org sekarang bilang di jak "Unyu-unyu"...akhirnya toh jadi juga dan tumbuh juga rasa cinta rasa tresno dari hal kebiasaan setiap harinya....hingga munculnya generasi2 baru......

Tumbuhnya rasa Cinta bukan saja pada hal Asmara.....pada bidang lain semingsal Pekerjaanpun bisa muncul disana.... yang semula pekerjaan itu kita anggap buruk, merendahkan martabat atau jorok karena kita krjakan dan kita jalani setiap hari maka lambat laun kita akan terbiasa dan psti akan menggandrungi pekerjaan itu.
Dan Justru disinilah awal kesuksesan seseorang dalam usahanya...yaitu rasa Cinta dan Tresno dengan pekerjaan yg digelutinnya apapun pekerjaannya itu..tentu saja yg baik dan tidak dilarang serta tidak melanggar hukum Agama dan Pemerintah...
Sebagai contoh......si Kardi Kucluk anake Kang Parmin...yang pekerjaannya cuma Ngumpulin barang2 bekas, kardus, kaleng, botol2 aqua dan rongsokan2...hasil jerihpayahnya itu ndak kalah dengan yang Lulusan Ingsiwur, Kuliuyah D3, S.i, S.2, S.3, ataupun Es Teller sekalipun....biarpun kesehariannya berteman dngn pemulung2 dan kringat2 badhegnya, toh dia skrang jadi orang kaya sekampung...bisa plesir ksana kmari, tanahnya dimana-mana, cabang2 usahanya jga dimana-mana...bhkan tempo lalu sempat menunaikan Ngibadah Haji segala......itu karena berawal dari Rasa Mencintai pekerjaannya yang tentu saja Halal....

Dalam Hal beragama Islam pada khususnya....apabila kita kepingin Tentram bahagia mangka kita mesti membiasakan diri utk menjalankan perintah2Nya dan Menjauhi larangan2Nya, ketika sepenuh hati dan tidak ada paksaaan dari pihak manapun juga, kita kerjakan dengan ikhlas, mangka akan tumbuh dan berkembanglah Rasa Cinta pada Alloh, Rasa memiliki dan berhak akan Islam itu sndiri, sehingga Keimanan dan Ketaqwaan kita akan smakin tebal...dan pastinya di segala suasana kita akan smakin tunduk dan ikhlas atas Kehendak-Nya.......

Sedulurku yang Super....
Tumbuhkan Rasa Cinta pada sesuatu hal yg kita jalani dan tekuni, Tuangkan Sepenuh hati dan kerjakan serta jalanilah atas dasar Ikhlas...disanalah akan kita temui sesuatu yang menentramkan hati dan akan kita raih kesuksesan hidup yg bermakna...
Sekelumit Catetan dari Gubug Pitutur....smoga ada mangpa'atnya...suwun....

Jumat, 01 Juni 2012

MAWAS DIRI

Saling mengingatkan adalah kewajiban bagi kita selaku umat Islam, Mengingatkan akan suatu kesalahan pada orang lain akan menuai berbagai tanggapan..terlebih lagi bagi si pelaku yang jelas2 salah..terus kita ingatkan..bisa jadi suatu permasalahan, bahkan akan berbuntut panjang dengan ketidak terima'an dia akan per ingata an kita, bisa jadi malah dia menghardik kita dan melakukan pembela'an atas kesalahannya dengan argumen apapun yg bisa dia gunakan...

" Wahh...njeh leress...mbah...spti yg terjadi kemaren mbah....itu kang Karto Ndableg, hla jelas2 dia nyalahi orang...terus tak ingatke....hladalah malah saya di onek-onekkan je..." Kwe ngerti opo to lee....!!! wes kono angon wedhus ndisik...cah bayi hla kok ngandan-ngandani wong tuwo....tak kethak sisan kwe..." bgitu mbah...malah saya di arep di balang watu kok mbah....hla malyu to saya....."

" He..he..he...jian-jian si Karto kae memang bgitu kok...Ndableghh....., hla emange piye to Le...critane....?"

" Gini mbahh....mbahe kan tau to itu si Darmi anaknya lek Darmo.....yg di isukan mangsarakat ini dan itu...wes pokoknya yang ndak bener lah.....hla itu, hla wong kang karto itu belum tahu betul kabar ceritanya betul ato tidaknya...hla kok si Darmi di katat-katai sak penak udelnya......dan Pereklah, Jabalay lah, gundik lah, Bispak lah...wah pokoknya yang bikin miris dan saya kan kasian to...ndengerke itu...."

" Hmm...hla teruss....?"

" Hla terus tak bilangin to...Kang la mbok yo jang ngata-ngata'in gitu, hla wong sampeyan wae ndak ngerti jluntrungnya, bener tidaknya, mbok jangan begitu...kan lebih baik di tanya dulu bener tidaknya...terus di kandani di tuturi dijak jalan sing bener kalo Darmi itu memang begitu...., Hla kalo isu itu ndak bener,,...kan sampeyan malah nyakitin hati to, pedes lho kang....sampe tujuh turunan wae si Darmi pasti inget lho sama omongan sampeyan......."

" Terus Le....?"

" Hladalahh....mbah...saya malah gantian di onek-onekkan kok..di pisuh-pisuhi..sak penak wudel nya dia.....apa mungkin saya lebih muda dari dia..trus dia ndak terima tak kandani yo mbahh....hla wong sekarang sdh jamannya Kebo nyusu Gudel, sapi nyusu pedhet, sampe Mbah-mbah nyusu cah bayi kok......lak njeh to mbah......"

" Hwalaahh....tekan Mbah-mbah Nyusu cah bayi barang...to lee...le....nyindir aku yo...jian kurang ajar kwe......."
" Hlo...bntar...bntar...mbah...h

la kok malah sewot, prengat-prengut, ngedumel gitu to mbah..., maksude itu banyak orang2 tua yang malah ndak ngerti teknologi, ilmu pengetahuan...terus tanya minta diwarahi sama putunya je...., Ora arti sak beneri...terus wong tuwo ngudel-ngudel bajune cah prawan terus minta mik cucu...ndak bgitu mbah.......hihihihiii...tapi ya ono ding....hik...hik...hik...."
" Dasar...cah edyan kwe.....wes ndang mingkem...ngoceh wae.....gantian....!!"

Seperti apa yang dialami si Thole tadi.... memang terkadang suatu perbuatan baik yg ingin kita kerjakan..banyak sandungannya, banyak tantangannya, dan banyak tanggapan2 yg pro dan kontra...yang pro..pasti membenarkan, dan yang kontra pastilah menentang dan berargumen sebisa mungkin utk membenarkan yg jelas salah... oleh karena disini kita sdh kadung tertanam sikap ewuh pekewuh, sendiko dawuh, manut omongan sing kita anggap punya pengaruh.....dan lain sebagainya membuat kebenaran kita terkurung dengan tradisi itu...Seorang Pejabat, Mentri, Kyai bahkan Presiden sekalipun tetep manusia to...yg ndak mungkin bener terus selamanya..pastilah ada salah-salahnya juga... sama seperti kita...salah dan benarnya kita itu yg menilai orang lain...bukan kita sendiri yg menilai..arogan itu namanya...pek benere dewe, pek menange dewe.....

Hla kalo kita nyadar punya sipat salah dan bener...hla mbok yo jangan marah aplagi sampe mbentak, nyerang balik dan len-laen ketika ada yang mengingatkan kita, malah lebih bijak kita mawas diri dan berterima kasih ada yang ngingetke...., itu masih sesama manungsia yg ngingetke...hla kalo Gusti Alloh yg ngingetke.....lak yo kujur to kita....
Mangkanya...jangan anggap kritikan orang itu jadi penghalang kita, akan lebih bijak bila dijadiken bahan utk suatu pembenaran....Berkacalah pada kaca retak, sebab sampeyan akan tahu berbagai macam bentuk, jangan berkaca pada kaca utuh, pastilah sampeyan hanya melihat diri sampeyan sendiri .......heheh...ini cuma kiasan lho.... hla kalo Macak pingin ayu pingin dandan wajah terus pake kaca yg retak...lak yo malah pating temblong rak karuan to....

Cekap semanten...smoga ada mangpa'atnya...Assalamu'alaikum....

Kamis, 17 Mei 2012

 KHILAF....
Assalamu'alaikum....
Bingcara mangsalah "Khilaf"
Definisi umum dari khilaf adalah pengakuan bersalah seseorang manakala kelakuan buruk orang itu terbongkar, semingsal kayak kasus Kang Karto Ndablegh yang terbukti mbikin bunting si Endang Nyahnyohwati, perawan SMU yang di embatnya 5 bulan yang lalu...dan ketika perut si Endang itu terus membubung tinggi, maka terbongkarlah siapa yang menanam jagung di situ.....Tanpa berkutik kang Karto mengakui perbuatannya bahwa dia yang mencangkul dan menanam benih di situ....., dan berita itupun pastinya sampai ke istrinya....mangka dengan entengnya Karto berucap....." Maaf mbok....papah khilaf...telah terbujuk rayuan setan.." HLADALAHHHHH...khilaf.....setan sing di salahke......!!!
Dan kata "Khilaf" pun menjadi senjata pamungkas untuk menetralisir kesalahannya meskipun hukuman akan kesalahannya tetep berlaku...
Sekarang simbah coba kupas mangsalah "Khilaf"......
Memang setiap diri manusia itu pastilah riskan dengan kesalahan2...dan kalimat yag populer saat ini "Manusia tidak lepas dari khliaf dan dosa" hmmm...memang betul...bener kalimat itu....
Lantas apakah dengen berdasar kalimat itu terus kita dengen seeenaknya mbikin dosa, dengen gampangnya serong kanan serong kiri.....??
Segala apa yang akan kita lakukan...disadari atau tidak pastilah sudah melalui pemikiran kita, dan bahkan kita sendiripun tahu persis apa yg kita lakukan itu baik buruknya.... Para Koruptor itu tahu kok kalo yg dilakuken itu salah, Para maling, rampok pun tahu kok kalo yg dilakukan itu ndak bener, para hidung belang itu tahu kok kalo yg dikrjakan itu dosa besar, para cewek2 Bispak itupun tahu bener kok kalo yg dilakuken itu perbuatan mbejat....., para penipu itu tahu bener kok kalo yang dikerjakan itu merugikan orang lain......dan lain sebagainya yg pasti siapa saja yng hendak melakukan sesuatu hal pasti tahu efek yg dilakukannya itu.......
Hla karena mereka-mereka itu imannya Tipis dan mentalnya bejat....mangka mereka lantas nekat melakukennya....dan kalo ketangkep polingsi...konangan pihak2 terkait....ujung-ujungnya pasti ngaku Khilaf......Haladalahhh tenan to,,,,,...!!!
Khilaf dan Dosa itu memanglah bagian dari tiap diri manusia...tidak ada seorangpun yang tidak pernah berbuat dosa, Hanya para Nabilah yang tidak melakukan kesalahan, dan andaipun Nabi melakukan kesalahan maka kesalahannya itu akan dianggap benar oleh Allah, karena kesalahan itu akan menjadi pelajaran bagi umat pada nantinya Misalnya Nabi Khidir yg membunuh anak kecil dalam pandangan manusia itu kesalahan atau dosa besar namun dalam pandangan Allah Beliau benar adanya...
Dan Kesadaran akan diri manusia itu tidak lepas dari khilaf dan dosa, seharusnya sebagai kalimat peringatan bagi kita utk tidak berbuat dosa, berbuat dzalim dan merugikan orang lain...
Manakala ada satu tawaran akan hal yg salah.....segeralah inget marang Gusti Alloh.....sadar bahwa tawaran itu salah meskipun menggiurkan jangan terjebak akan nikmat dunia yang sesaat..... Perjalanan kita utk menuju-Nya bukan saja sebatas di dunia, kenikmatan dunia bila kita lupa diri akan menjadi sandungan hebat bagi diri sendiri.....
Jangan menjagokan kata "Khilaf" utk menyelamatkan diri dan menetralisir dosa kita...
Sebab manakala "Khilaf" menjadi senjata kita....kitapun telah mendzolimi dan menipu diri sendiri....
"Khilaf" hanyalah ungkapan manusia.......bagi Alloh SWT...yg salah tetep saja berdosa dan akan membebani kita ketika menuju-Nya..
Jika selama ini ada kelakuan kita yang salah...mangka bersegeralah mohon Ampunan dan bertobatlah pada Gusti Alloh....utk tidak melakukennya lagi........
Memohon ampun dan menyatakan Khilaf di hadapan Alloh..tentu akan lebih berarti bagi kita....karena dari permohonan itu akan membimbing kita ke jalan yang di ridhoi-Nya.........

Sekelumit Catetan dari Gubug Pitutur........semoga ada mangpa'atnya...ada salah-salah kata mohon mang'ap ....suwun..

Assalamu'alaikum...ndongeng lagi...smoga ndak mboseni malah ngangeni...yg bosen lewati saja....

Bingcara mangsalah nangseb...dulur-dulur....
Terkadang manusia kalo sdh bicara masalah naseb...pasti jujugannya pasrah dan selalu menyalahkan naseb......

"Walah mbah...memang naseb saya ini jadi kuli....kaman-mana nglamar kerja yo tibone jadi kuli...hla memang sdh naseb saya kok mbahh....."
" Kulo juga mbah....dari ndeso nyoba ngadu nasib di kota ya masih begini2 saja...naseebb...nasebb..."

Begitulah ungkapan sebgaian orang yg hanya pasrah terhadap nasib, dan bahkan ada yg coba-coba dateng ke ahli nujum, dukun paranormal atau penjaja ramalan nasib, baik yg di emper2 toko maupun yg melalui media massa dan elektronik, sekedar pingin tahu nasibnya........

Simbah ndak habis pikir sama itu orang2 yg percaya sama ramalan nasib...., apa kalo di ramal nasibnya bagus bisa jadi pengusaha, orang terkenal, jadi artis..terus tanpa usaha..apa ya bisa tiba2 jd Bos, bisa jadi artis dan bisa terkenal...??

Terus kalo ramalannya jelek..apa yo terus sampeyan pasrah ndak mau usaha..males kerja, sebab sdh tau kalo nasibnya jelek....???
MBLEGEDES GONDESS ....Semua itu......dan yang mbikin ramalan itu apa telah sejajar dengan Tuhan..dengan Gusti Alloh....???..lebih MBLEGEDHES lagi ini.......

" Mbah...saya mau nanya' mbah......."
"Nanya' apa to le......jangan nanya' nasebmu yg cuman jadi jongos lho le...."
" Ndak mbah......bgini antara Naseb sama Takdir itu apa yo sama to mbah.....?
" Bgini le......naseb itu adalah yang kamu jalani dan takdir itu hasil dari yang kamu jalani..."
"Hla maksute piye mbah...walah malah tambah mumet saya......."

Naseb sama takdir itu adalah hubungan sebab akibat...misalnya begini....
jikasampeyan saat ini menjalani nasib dengan menanam bibit telo, sehingga kelak sampeyan memanen telo..hla itu adalah takdir sampeyan...
“Saat kita menjalani nasib dengan memelihara tanaman telo dengan baik, dan ternyata diserang hama, ini adalah takdir. Dan menjadi nasib kita untuk membasmi hama itu dan menerima takdir kita berupa panen telo yang ternyata hasilnya kecil2 ndak sesuai dengen harapan hingga menjadi nasib kita utk berusaha mengganti bibit telo dan pupuknya, hingga kelak kita ditakdirkan memanen telo yang bwagus dan gede-gede sebesar pupu kita".

Jadi jangan percayalah dengen yang namanya ramalan naseb....sebab baik buruknya kita adalah nasib yg masih berjalan untuk membuka rahasia takdir kita, jangan memojokkan dan menyalahkan naseb karena itulah jalan kita menuju takdir
Jika sampeyan berjalan dari rumah menuju warung kucingan itu adalah naseb sampeyan, akan tetapi kemudian tiba2 kesandung itu takdir sampeyan..dan setelah sampeyan kesandung terus ditulungi cewek ayu yg kinyis-kinyis dan cewek itu jatuh cintrong sama sampeyan...hla itulah takdir sampeyan...
Jadi jalanilah naseb kita dengan sabar, ikhlas dan selalu bersyukur maka akan menjadikan takdir yang membahagiaken, bukan saja bagi kita bisa juga bagi orang2 di sekeliling kita..

Sekelumit dongengan pagi...semoga ada mangpa'atnya....
 
Assalamu'alaikum....
Bingcara mangsalah Hurup Jawa.. itu lho yang..... Ho No Co Ro Ko....nah Simbah mau ndongeng tentang Pilosopinya dalem Islam...
Khususnya bagi mangsyarangkat Jawa sdh ndak asing dengen jajaran huruf2 itu....
Ke inget semangsa sekolah dasar dulu ketika ada pelajaran Bahasa Jawa pas bagian Honocoroko...banyak yang pada ndlongop gak mudeng apalagi manakala ditambahi sandangan2 taling tarung, cokro, wuku dlsbgaenya ...tambah mumet...
Jajarn Hurup jawa yg konon miturut sejarah diciptaken oleh Ajisaka, ternyata ada makna kehidupan yg mendalem dalam urutannya...Honocoroko atau Carakan Jawa pada setiap suku kata dan setiap barisnya masing-masing memiliki makna filosofis mengenai kehidupan manusia dari semenjak lahir hingga mati..
Jajaran hurup2 Jawa ini berjumlah 20 suku kata, dan pengucapannya di bagi menjadi 4 baris atau masing2 baris memiliki 5 sukukata.... yaitu Honocoroko....dotosowolo...podhojoyonyo...mogobothongo.....
Dan masing2 baris itu memiliki makna sebagai berikut :

HO NO CO RO KO...
Yang berarti..adanya dua utusan laki2 dan perempuan ke bumi oleh Gusti Alloh yaitu manusia..yang mana sebagai khalifah di bumi... sesuai dalam Al Qur'an...
“Dan (ingatlah) ketika Tuhanmu berfirman kepada Malaikat; “Sesungguhnya Aku hendak menjadikan seorang khalifah di bumi”. ..........(Al-Baqarah 30)

DO TO SO WO LO ...
Yang berarti...terjadinya perselisihan, gontok gontokan diantara mereka..
Setelah dua utusan yaitu Nabi Adam AS dan Ibu Hawa beranak pinak tersebar di penjuru bumi...., oleh karena nafsu serakah dan adu domba..maka tak pelak lagi akan terjadinya perselisihan yg berlanjut dengan peperangan....satu dengan yg lainnya saling rebutan kekuasaan dan jabatan..ndak peduli itu saudara sendiri....
....“Adakah Engkau (Ya Tuhan kami) hendak menjadikan di bumi itu orang yang akan membuat bencana dan menumpahkan darah (berbunuh-bunuhan), padahal Kami senantiasa bertasbih dengan memuji-Mu dan mensucikan-Mu?” .......(Al-Baqarah 30)

PO DHO JO YO NYO..
Yang Berarti..sama-sama kuat..ndak ada yang kalah dan ndak ada yg menang..karena masing2 memiliki klebihan dan kekurangan..
"Dan sesungguhnya telah Kami muliakan anak-anak Adam, Kami angkat mereka di daratan dan di lautan, Kami beri mereka rezeki dari yang baik-baik dan Kami lebihkan mereka dengan kelebihan yang sempurna atas kebanyakan makhluk yang telah Kami ciptakan" (Al Israa' 17:70)

MO GO BO THO NGO ..
Yang berarti pada nantinya pasti semua akan binasa, jadi mayat yang tak akan berarti apa-apa...mangka sia-sialah bagi kita yang diperbudak duniawi....sebab ketika kematian datang menjemput...maka apa2 di dunia yg kita kejar penuh napsu ini tak akan ada yg kita bawa...
"Di manapun kamu berada, kematian akan mendapatkan kamu, kendatipun kamu berada di dalam benteng yang tinggi dan kokoh(QS An Nisa 4:78)

Semoga ada mangpa'atnya njeh....suwun..